KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK
Nama : Reni Anggraini Gunawan
NIM : 11901017
Kelas : PAI 4C
Matkul : Magang 1
Dosen : Farninda Aditya, M. Pd.
LAPORAN BACAAN 1
KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK
Mengetahui
karakteristik peserta didik sangat lah perlu dilakukan seorang guru. Guru harus
mampu memahami karakter dari setiap peserta didiknya. Tujuan dari memahami
karakteristik peserta didik adalah untuk mengkondisikan apa yang harus
diajarkan, dan bagaimana mengkondisikan siswa belajar sesuai dengan karakternya
masing-masing.
Ada 4 hal pokok
dari karakteristik peserta didik yang harus dipahami oleh guru, yaitu:
a.
Kemampuan
dasar seperti kognitif atau intelektual.
b.
Latar
belakang kultural lokal, status sosial, status ekonomi, agama, dan lainnya.
c.
Cita-cita,
pandangan ke depan, keyakinan diri, dan lainnya.
Memahami
karakteristik peserta didik dan kemampuan awal peserta didik memiliki tujuan
seperti berikut:
a)
Memperoleh
informasi yang lengkap dan akurat mengenai kemampuan serta karakteristik peserta
didik sebelum mengikuti proses pembelajaran.
b)
Menyeleksi
bakat, minta, dan kemampuan peserta didik serta berkaitan dengan pemilihan
program-program pembelajaran yang akan diikuti oleh peserta didik.
c)
Menentukan
program pembelajaran dan pelatihan tertentu yang perlu dikembangkan sesuai
dengan kemampuan awal peserta didik.
Seorang guru
yang ingin mengetahui karakteristik dari seorang peserta didik maka dapat
melakukan tes. Tes diberikan sesuai dengan materi ajar dengan panduan
kurikulum. Guru juga dapat melakukan dengan cara lain seperti wawancara,
observasi kepada peserta didik. Teknik yang dapat dilakukan untuk
mengidentifikasi karakteristik peserta didik adalah dengan menggunakan kuesioner,
interview, observasi, dan tes latar belakang peserta didik.
Dalam
mempersiapkan materi yang akan disajikan, guru harus menyajikan faktor akademis
dan faktor sosial.
a.
Faktor
akademis yang akan dikaji adalah jumlah siswa di kelas, rasio antara guru dan
siswa akan menentukan kesuksesan belajar, indeks prestasi, dan tingkat inteligensi
siswa.
b.
Faktor
sosial aitu faktor kematangan dan ekonomi siswa berpengaruh pada faktor sosial
siswa. Aspek-aspek dalam kegiatan ini berupa bakat, motivasi belajar, gaya
belajar, kemampuan berfikir. Faktor sosial ini berhubungan dengan masyarakat
serta berbagai kegiatan lainnya.
Teknik yang
digunakan untuk mengetahui kemampuan peserta didik adalah teknik tes. Teknik
tes menggunakan tes prasyarat dan tes awal. Tes prasyarat adalah tes untuk
mengetahui apakah siswa telah memiliki keterampilan yang diperlukan atau syarat
untuk mengikuti pelajaran. Tes awal atau pra tes adalah tes untuk mengetahui
seberapa jauh pengetahuan yang dimiliki peserta didik dalam pelajaran yang hendak
ia ikuti.
Manfaat dari memahami
karakteristik peserta didik, adalah:
a.
Guru
akan memetakan kondisi peserta didiknya sesuai dengan karakter masing-masing.
b.
Guru
dapat memberikan pelayanan prima dan memberi tugas sesuai kebutuhan peserta didik.
c.
Guru
dapat mengembangkan potensi peserta didiknya seperti minat, bakat, dan
kegemarannya terhadap sesuatu, guru juga akan menekankan potensi negatif yang
muncul pada karakteristik peserta didik.
d.
Memperoleh
gambaran mengenai luas dan jenis pengalaman yang dimiliki seorang peserta didik.
e.
Memperoleh
gambaran yang lengkap mengenai kemampuan awal peserta didik.
f.
Mengetahui
latar belakang sosial kultur peserta didik, seperti latar belakang keluarga,
tingkat pendidikan orang tua, tingkat sosial ekonomi, dan lainnya.
g.
Mengetahui
tingkat pertumbuhan dang perkembangan peserta didik, baik jasmani atau rohani.
h.
Untuk
menentukan kelas-kelas tingkah laku awal.
i.
Mengetahui
aspirasi dan kebutuhan para peserta didik.
Manfaat bila
seorang guru mampu memahami karakteristik peserta didiknya, diantaranya:
a.
Mengetahui
kelebihan yang dimiliki peserta didik dan dapat meningkatkannya.
b.
Mendeteksi
kelemahan yang dimiliki peserta didik dan memperbaikinya.
c.
Mengetahui
potensi-potensi yang ada pada diri peserta didik.
d.
Mengetahui
jenis pekerjaan apa yang cocok untuk peserta didik di masa depan sesuai dengan
kepribadian dan karakter peserta didik masing-masing.
Berikut
beberapa karakteristik peserta didik yang perlu dipahami oleh seorang guru:
a.
Anak
didik adalah subjek
Memilki pribadi
sendiri atau konsep diri sendiri. Peserta didik memiliki kebebasan dalam
mewujudkan dirinya dalam mencapai kedewasaan.
b.
Anak
didik adalah makhluk yang sedang berkembang
Anak didik
merupakan makhluk yang sedang berkembang, setiap peserta didik memiliki perkembangan
yang berbeda-beda.
c.
Anak
didik hidup dalam dunia sendiri
Setiap peserta
didik memiliki kehidupannya sendiri sesuai dengan tahap perkembangannya. Peserta
didik harus diperlakukan sesuai dengan dunianya.
d.
Anak
didik hidup dalam lingkungan tertentu
Peserta didik memiliki
latar lingkungan yang berbeda-beda, dan juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
Dalam pendidikan, seorang guru harus memperlakukan peserta didiknya sesuai
dengan konteks lingkungan dan sosial budayanya.
e.
Anak
didik memiliki ketergantungan kepada orang dewasa
Setiap peserta
didik memiliki kekurangan dan kelebihannya, oleh karena itu peserta didik masih
membutuhkan perlindungan dari orang dewasa.
f.
Anak
didik memiliki potensi dan dinamika
Bantuan dari
orang dewasa yang berupa pendidikan agar anak menjadi dewasa mungkin dicapai
oleh anak didik. Hal ini terjadi karena anak memiliki dinamika yaitu, sedang
aktif berkembang dan mengembangkan diri, serta aktif dalam menghadapi lingkungannya
untuk mencapai kedewasaannya.
Guru juga harus
mampu menyelesaikan masalah yang dialami oleh peserta didiknya, dan juga
mengetahui akar masalah sehingga dapat menentukan solusi yang tepat dalam
menyelesaikan masalah tersebut. Mengenal peserta didik dapat dilakukan dengan
cara memperhatikan tutur kata (cara berbicara), sikap, dan perilaku. Seorang
guru harus berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didiknya di dalam
setiap aktivitas.
Karakteristik
peserta didik adalah ciri dari kualitas seorang peserta didik yang umumnya
meliputi kemampuan akademik, usia, tingkat kedewasaan, motivasi terhadap mata
pelajaran.
Berikut
beberapa karakteristik peserta didik:
Karakteristik
kemampuan awal peserta didik:
a.
Jumlah
peserta didik
Seorang guru
harus mengetahui jumlah dari peserta didiknya untuk mengetahui apakah mengajar
pada kelas kecil atau besar. Pemahaman ini akan mempengaruhi persiapan guru dalam
menentukan materi, media, waktu, metode yang akan digunakan. Untuk mengetahuinya
maka guru dapat berkoordinasi dengan akademik.
b.
Latar
belakang peserta didik
Latar belakang
peserta didik seperti latar belakang keluarga, ekonomi, hobi, dan lainnya juga
sangat berpengaruh terhadap penentuan proses pembelajaran. Untuk memperoleh
data tersebut seorang guru dapat melakukan pengisian biodata peserta didik.
c.
Indeks
prestasi peseta didik
Indeks prestasi
ini juga penting untuk diketahui oleh guru, agar materi yang akan diberikan
sesuai dengan kemampuan peserta didik seperti disesuaikan dengan tingkat
prestasi yang peserta didik miliki, peserta didik memiliki tingkat prestasi
yang homogen, dan ditempatkan di kelas yang sama dengan peserta didik lainnya,
guru dapat mempertimbangkan tingkat keluasan materi yang disampaikan dengan
prestasi yang dimiliki oleh peserta didik.
Untuk
mengetahui indeks prestasi seorang peserta didik dapat diperoleh dengan nilai
raport.
d.
Tingkat
intelegensi
Dengan memahami
tingkat intelegensi peserta didik dapat mengukur tingkat kemampuan dalam materi
pembelajaran, mengukur tingkat kedalaman materi, dapat menyusun materi serta
tingkat kesulitan evaluasi terhadap tingkat intelegensi peserta didik.
e.
Keterampilan
membaca
Keterampilan
membaca merupakan kemampuan peserta didik dalam menyimpulkan bahan bacaan yang
dibaca. Untuk mengetahui keterampilan membaca peserta didik maka dapat dilakukan
dengan tes membaca dan kemudian menyimpulkan bahan bacaan tersebut.
f.
Nilai
ujian
Nilai ujian
dapat menjadi pedoman untuk memahami karakteristik awal peserta didik. Untuk
memperoleh hal ini maka dapat dilakukan dengan mengadakan ujian terhadap mata
pelajaran tertentu.
g.
Kebiasaan
belajar atau gaya belajar
Gaya belajar
ini mengacu pada cara belajar peserta didik. Kebiasaan belajar peserta didik
perlu diketahui oleh guru karena dengan hal tersebut maka akan mudah untuk
menentukan pendekatan dan media pembelajaran apa yang akan digunakan dalam
prose pembelajaran.
h.
Minat
belajar peserta didik
Dari minat
belajar juga dapat mengetahui karakteristik seorang peserta didik. Hal ini
dapat dilakukan dengan cara melakukan wawancara agar mendapati minat peserta
didik terhadap mata pelajaran yang disampaikan.
i.
Harapan
atau keinginan peserta didik
Harapan dan
keinginan peserta didik terhadap mata pelajaran juga dapat dijadikan guru dalam
memahami karakteristik peserta didik. Hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan
pendapatnya terhadap mata pelajaran yang diberikan.
j.
Lapangan
kerja yang diinginkan
Hal ini dapat
dilakukan dengan cara mengisi angket. Dari informasi tersebut dapat memberikan
bimbingan dan motivasi terhadap peserta didik.
Berikut
merupakan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengadakan analisi karakteristik
kemampuan awal peserta didik:
a.
Melakukan
pengamatan terhadap peserta didik secara perorangan. Pengamatan ini dapat dilakukan
dengan cara tes kemampuan awal atau wawancara. Dari tes kemampuan ini dapat memperoleh
informasi mengenai kemampuan awal peserta didik, selain itu juga dapat
mengetahui pengetahuan yang tidak terorganisasi, pengetahuan pengalaman analogi,
dan strategi kognitif.
b.
Tabulasi
karakteristik perorangan peserta didik. Hail dari tabulasi ini akan digunakan
untuk daftar klasifikasi karakteristik apa yang perlu diperhatikan dalam proses
pembelajaran.
c.
Pembuatan
daftar strategi karakteristik peserta didik. Daftar ini dibuat sebagai dasar menentukan
strategi pembelajaran. Daftar ini harus disesuaikan dengan kemajuan-kemajuan
belajar yang dicapai pembelajaran secara perorangan.
Faktor-faktor
sosial peserta didik:
a.
Usia
Memahami usia
peserta didik sangat berpengaruh terhadap pemilihan pendekatan pembelajaran
yang akan dilakukan. Pendekatan yang dilakukan tentunya berbeda antara usia
kanak-kanak dengan pendekatan terhadap remaja atau dewasa.
b.
Kematangan
(maturity)
Kematangan juga
berpengaruh terhadap pemilihan pendekatan pembelajaran, kematangan menentukan
berbagai macam pendekatan belajar yang sesuai dengan tingkat usia atau kesiapan
peserta didik. Dalam ilmu psikologi kematangan disebut juga dengan
perkembangan. Dari perkembangan yang terjadi pada manusia mengarah kepada
terjadinya proses kematangan. Dari kematangan psikologi peserta didik, seorang
guru dapat menentukan pendekatan pembelajaran peserta didik yang relevan dengan
usia psikologis peserta didik.
c.
Rentangan
perhatian (attention span)
Rentang
perhatian peserta didik adalah jumlah waktu normal peserta didik dalam
berkonsentrasi mendengarkan pembelajaran. Dengan memahami rentang perhatian peserta
didik akan dapat menentukan kualitas informasi yang diperoleh peserta didik
dalam proses belajar mengajar.
d.
Bakat-bakat
istimewa
Setiap peserta
didik memiliki bakat-bakat yang berbeda antara satu sama lainnya. Seorang guru
perlu untuk memahami perbedaan bakat yang ada pada peserta didiknya agar dapat
mengembangkan bakat tersebut secara optimal.
e.
Keadaan
sosial ekonomi
Keadaan sosial
ekonomi juga dapat membantu guru dalam menentukan pendekatan dan sumber
belajar. Sebagian peserta didik mengalami kendala dalam perekonomian
keluarganya, untuk itu guru dibutuhkan kreatif tasnya dalam menentukan sumber
belajar yang dapat dijangkau dan tersedia di lingkungan belajar peserta didik.
___________________________________________________________________________________
Referensi:
Meriyati. 2015.
Memahami Karakteristik Anak Didik. Lampung: Fakta Press IAIN Raden Intan
Lampung.
Taufik, Ahmad. Analisis
Karakteristik Peserta Didik. El-Ghiroh. Vol. XVI, No. 01. Februari 2019
Komentar
Posting Komentar